Home Info Pati Penyebab Harga Hewan Kurban di Pati Naik Hingga 20 Persen

Penyebab Harga Hewan Kurban di Pati Naik Hingga 20 Persen

SHARE
Harga Hewan Kurban
Istimewa/Wartapati. Pasar Hewan Margorejo (Pasar Wage)

Wartapati.com Margorejo – Harga hewan qurban mengalami kenaikan jelang Idul Adha tahun ini. Kenaikan itu mencapai 20 persen dari harga di hari-hari biasa. Harga tersebut terpantau di Pasar Hewan Margorejo (Pasar Wage) baru-baru ini.

Hewan ternak seperti kambing, dan sapi mulai terlihat ramai dari pasaran biasanya. Sejak dua pekan ini, harga kambing dengan berat tertentu mengalami kenaikan harga. Berkisar antara Rp 250 hingga Rp 350 ribu per ekornya. Harga kambing naik sekitar 10 hingga 15 persen dari harga normal. Berbeda dengan sapi.

Baca juga: Ratusan Regu Gerak Jalan Pati Ramaikan HUT RI

Pedagang di Pasar Hewan Margorejo, Tomo mengatakan kenaikan harga sapi mencapai 20 persen. Saat ini harga sapi kurban rata-rata mencapai Rp 20 juta. Biasanya harga sapi ketika tidak  menjelang qurban berkisar antara 12 hingga 15 juta.

”Kenaikan pasti ada. Sekitar 10 hingga 20 persen lah. Kenaikan itu belum seberapa,” ungkap Tomo sambil melayani pembeli.

Kenaikan harga hewan qurban, lanjut Tomo terjadi di tingkat peternak. Sehingga Dia sebagai penjual terpaksa menaikkan banderol hewan kepada pembeli.

“Ya supaya bisa dapat untung lebih, memanfaatkan momentum kurban ini. Kenaikan yang saat ini belum seberapa. Sebab, harga kulakan pun juga ikutan naik,” pengakuannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Kabupaten Pati, Mochtar Efendi mengungkapkan, terkait jelang hari raya kurban ini pihaknya bakal memantau ke pasar-pasar hewan. Termasuk mengecek kondisi kesehatan hewan qurban.

”Jangan sampai kenaikan membubung tinggi. Selain itu kesehatan ternak juga menjadi prioritas kami. Supaya kurban yang bakal dikonsumsi masyarakat nantinya benar-benar sehat dan tidak penyakitan,” paparnya.

Baca juga: Hendak Minta Lele Warga Dukutalit, Juwana Ditemukan Meninggal

Pemeriksaan dan tinjauan secara efektif akan dilaksanakan mulai Minggu, 12 Agustus mendatang. Akan ada tim-tim yang terdiri dari dokter dan mantri hewan. [NUG]

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.