Home Info Pati Pembangunan Monumen Bandeng Pati Karena Rasa Cemburu Saling Klaim

Pembangunan Monumen Bandeng Pati Karena Rasa Cemburu Saling Klaim

berita pati hari ini monumen bandeng
Nug/Wartapati. Monumen bandeng Pati di pertigaan lingkar barat.

Wartapati.com Margorejo – Pembangunan monumen bandeng di pertigaan lingkar barat Pati didasari atas rasa cemburu dari Bupati. Pasalnya ikon bandeng yang menjadi kuliner itu kerap terkenal di Semarang, padahal aslinya milik Pati.



Hal itu disampaikan Bupati Haryanto baru-baru ini di Safin Hotel. Pembangunan monumen lengkap dengan taman serta lampu bak menawan bagi pengunjung yang ingin memasuki kawasan kota Pati dari arah Kudus.


“Kita berharap untuk bisa maju sekalipun kadang-kadang Pati itu kecil. Makanya ini dikebut nanti ada yang mau masuk Pati ada bandeng presto yang besar itu, biar tahu jangan di sampai dimiliki orang Semarang,” katanya.


Monumen bandeng lengkap dengan tulisan Pati cukup besar pun menjadi sorotan pelintas jalan. Padahal pembangunannya belum benar-benar selesai. Di sisi monumen ikan yang diklaim produk warga Juwana itu tertempel roda gear berwarna emas.


Hal lainnya sebagai pelengkap bandeng raksasa ialah bangunan kapal bermotif batik yang menyimbolkan UMKM milik warga Juwana.


Pada kesempatan itu, bupati menegaskan melalui monumen bandeng raksasa dimaksudkan agar khalayak ramai mengetahui bandeng identik terkenal dengan Kabupaten Pati.


“Saya itu sedih, yang buruk-buruk cepat keluar. Namun yang baik-baik tidak expose. Yang prestasi banyak sekali tapi yang jelek-jelek ekspos, misalnya kemarin sempat viral LGBT, itu kan bukan orang sini,” keluh Haryanto.Nug

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.