Home Info Pati Budaya Pecinta Seni Pati Harap Pertunjukan Budaya Bergilir, Manfaatkan Pontensi Daerah

Pecinta Seni Pati Harap Pertunjukan Budaya Bergilir, Manfaatkan Pontensi Daerah

Pecinta Seni Pati
Istimewa/Wartapati. Seni tayub.

Wartapati.com PATI – Gelaran seni budaya lokal dirasa tidak cukup jika sebatas menampilkan gelaran wayang dari dalang kondang saja. Harusnya pemerintah daerah juga menampilkan pelaku-pelaku seni dari Pati dan itu dipentaskan secara bergilir.

Gagasan tersebut dari pecinta seni daerah, Noto Subiyanto ketika dimintai keterangan perihal rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang seni dan budaya lokal Pati, Kamis (30/8/2018).

Baca Juga : belum-ada-target-khusus-dari-raperda-kesenian-daerah

“Disamping itu Pemda memfasilitasi, misal dua bulan sekali kita gilir kesenian yang ditampilkan. Jangan monoton itu-itu saja. Kan sering dari Pemda manggil Imam Suroto dalang kondang yang harganya mahal, padahal potensi disini banyak sekali. Namun itu sudah mengembangkan potensi lokal kita, biaya tidak begitu mahal. Biar ramai nanti SKPD diundang,” ujar pria penyuka seni tayub.

Dia yakin adanya perda dari Komisi D nantinya bisa melestarikan seni daerah. Terlebih budaya tidak sebatas sebagai hiburan warga, melainkan kekayaan yang harus diketahui generasi penerus. Terlepas dari itu, Noto Subiyanto siap membantu warga yang ingin mementaskan seni daerah dalam hajatan.

“Maka saya harap dari komisi D DPRD Pati bisa melestarikan. Misal seni budaya tayub, wayang dan ketoprak. Misal tayub, orang punya hajat yang nanggap tayub, saya siap membantu. Pasti itu. Ketoprak terus ada kesenian wayang kulit, termasuk itu saya siap membantu,” kata Noto.

Dari pengamatannya, perkembangan seni lokal saat ini tengah memprihatinkan. Dia mencontohkan senin tayub yang hanya digandrungi warga Pati bagian selatan saja. Untuk daerah lain kurang begitu berkembang. [NUG]

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.