Home Info Pati Ini Alasan Pemdes Pangkalan, Margoyoso Imbau Warga Untuk Tak Takbir Keliling

Ini Alasan Pemdes Pangkalan, Margoyoso Imbau Warga Untuk Tak Takbir Keliling

SHARE
Takbir keliling
Nug/Wartapati. Kades Pangkalan, Margoyoso menunjukkan surat imbauan tak mengadakan takbir keliling mendekati hari tenang Pilgub Jateng 2018

Wartapati.com Margoyoso – Imbauan tak mengadakan takbir keliling malam hari sebelum hari raya Idul Fitri diterapkan oleh Pemerintah Desa Pangakalan, Margoyoso, Pati. Imbauan melalui surat tertulis itu guna menjaga kondusifitas mendekati hari tenang Pilgub Jateng 2018.

Kades setempat, Supaidi mengatakan, munculnya surat imbauan itu murni dari inisiatif pemerintah desa. Imbauan itu sengaja berbeda untuk gelaran takbir tahun-tahun sebelumnya, dimana pemuda semangat menggelar takbir keliling desa sebelum hari raya Idul fitri.

Baca juga: Jika THR Molor, Bisa Adukan Ke Posko Disnakertrans Pati

“Demi kenyamanan di tingkat desa, tidak ada maksud lain, masak takbir dilarang. Kemarin ada sms komplain, itu sudah biarkan saja. Yang penting tokoh-tokohnya itu,” katanya ketika dikonfirmasi wartapati.com, Sabtu (26/5/2018).

Nug/Wartapati. Surat imbauan tak mengadakan takbir keliling mendekati hari tenang Pilgub Jateng 2018

Kades menambahkan surat imbauan itu juga ditembuskan kepada pihak berkait, seperti Babinsa, Seksi Agama LPMD dan Ketua Tanfifidhiyah Desa Pangkalan, Margoyoso pada 24 Mei 2018.

“Kami tembusan ke Seksi Agama, Ketua Tanfifidhiyah NU, Babinsa Desa Pangkalan, responnya bagus sampai hari ini belum ada masalah,” imbuhnya.

Baca juga: Ada Peraturan Baru di Pilkades Pati 2019

Tercatat ada 7 mushola dan 1 masjid yang biasa mengadakan takbir keliling di tahun-tahun sebelumnya. Terselenggaranya takbir rutinan itu mendapat dana stimulus dari pemdes setempat.

Supaidi berharap adanya imbauan tertulis itu bisa dipatuhi warga, terutama pemuda desa setempat menjelang hingga selesainya masa tenang Pilgub Jateng 2018.

“Itu kan imbauan, tapi kalau tetap melaksanakan, ya kami tetap memantau. Biar kondusif, kan ada yang kadang tersenggol sedikit jadi ramai,” pungkas Kades Pangkalan. [NUG]

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.