Home Berita Nasional Nimerodi Gulo: Ada Unsur Diskriminatif Dalam Penindakan Perda Pariwisata

Nimerodi Gulo: Ada Unsur Diskriminatif Dalam Penindakan Perda Pariwisata

107
0
SHARE
Perda Pariwisata, Demo Ribuan PK
Nug/Wartapati. Aksi dorong demonstrasi Pengusaha Karaoke dengan petugas kepolisian di depan pintu gerbang DPRD Pati, Rabu (14/2/2018).

Wartapati.Com Pati – Kuasa Hukum dari pengusaha karaoke Pati, Nimerodi Gulo menilai ada unsur diskriminatif dalam penindakan perda pariwisata nomor 8/2013. Hal itu diungkapkan sebelum beraudiensi menemui pemerintah di kantor DPRD Pati, Rabu (14/2/2018).

Adanya penindakan tempat karaoke namun tebang pilih menjadi alasan utama Nimerodi Gulo beraudiensi.

Baca juga: Suasana Panas Aksi Demo Karaoke

“Mereka mengatakan karaoke tidak boleh tempat ini, posisi karaoke di tempat ini boleh. Prinsipnya katakanlah maksiat, berarti yang satu boleh yang satu tidak,” ungkap Nimerodi Gulo.

Didampingi perwakilan pengusaha karaoke lain, gulo menilai pemerintah daerah tidak di posisi yang jelas soal penerapan Perda tersebut. Terlebih perda bertentangan dengan Undang-undang nomor 10 Kepariwisataan.

“Posisi pemerintahan daerah Kabupaten Pati nggak jelas. Tidak konsisten, katanya maksiat itu. Harus konsisten sikapnya dalam hal bersikap tidak diskriminatif tidak boleh tidak boleh semua,” terangnya.

Baca juga: Karaoke Pati Sering ‘diobok-obok’, Pemandu Karaoke Gerudug DPRD

Menurutnya sebelum penerapan Perda, seharusnya pemerintah daerah menilik Undang-undang nomor 10 tentang Kepariwisataan. Sehingga perda kepariwisataan tidak berbenturan dengan Undang-undang.

“Pertanyaan kalau mereka mengatakan tidak boleh, dia baca undang-undang nomor 10 kepariwisataan itu hapus dulu undang-undang. Itu baru muncul Perda, Perda ini bertentangan dengan undang-undang, saya berharap Bupati dan anggota DPRD tidak membuat negara sendiri. Ini negara NKRI,” tegas Nimerodi Gulo. [NUG]

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here