Home Kesehatan Metode Investigasi Kontak Tingkatkan Data Penderita TB di Pati

Metode Investigasi Kontak Tingkatkan Data Penderita TB di Pati

Penderita TB di Pati
Nug/wartapati. Evaluasi Kader TB di Kantor Dinkes Pati

Wartapati.com Pati – Tahun ini kader Tuberculosis (TB) Dinas Kesehatan (Dinkes) Pati dan TB Care yang tergabung di Community TB-HIV Care Aisyiyas Sub-sub Recipient (SSR) Kabupaten Pati menggunakan metode investigasi kontak. Istilah lain dari investigasi kontak itu adalah metode obat nyamuk.

Sebelumnya kader dari Dinkes dan komunitas menggunakan metode acak pada temuan suspek TB. Namun data yang dikumpulkan dirasa kurang efektif pasalnya terjadi penurunan dari tahun ke tahun.

Baca juga: Masih Temui Kendala, Pertanian Organik Pati Optimis Dipilih Petani

“Karena yang kita ketahui temuan suspek tahun kemarin, awalnya meningkat yang lama-kelamaan menurun karena metodenya acak,” kata Koordinator Kader TB, Yasir usai mengevaluasi data di Kantor Dinkes, Kamis (24/5/2018).

Metode investigasi kontak ini dimana penderita mendapat penyuluhan dari tetangga sekitar rumah. Baik tetangga samping, depan dan belakang rumah penderita TB memberi penyuluhan kepada penderita.

Metode ini pernah diuji cobakan oleh kader pada hari kesehatan nasional dan TB-day, hasilnya memberikan data yang cukup akurat.

“Kader sudah melakukan hasilnya memang capaian meningkat. Maka dari itu kami terapkan metode ini agar benar-benar terarah,” Kata Yasir.

Penerapan metode ini mengacu pada data yang dimiliki Puskesmas dan kader TB care. Sehingga kader-kader bisa memberi penyuluhan pada tetangga atau sekeliling penderita.

Data yang dihimpun Dineks Kabupaten Pati, terdapat 369 penderita TB pada tahun 2017.

Baca juga: Kopdar Miniatur Ini Tarik Pengguna Jalan Depan Pasar Pragola Pati

Diharapkan melalui penerapan metode investigasi kontak itu bisa meningkatkan capaian data kader dan berdampak pada target 2030 dimana Pati bebas Tuberculosis.

“Mudah-mudahan capaian meningkat, baik negatif atau positif. Harapan kita semua, dari kegiatan ini untuk tahun 2030, Pati bisa bebas dari Tuberculosis,” pungkas Yasir. [NUG]

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.