Home Info Pati Budaya Merayakan Syawal Dengan Makan Nasi Kembul Bejono

Merayakan Syawal Dengan Makan Nasi Kembul Bejono

Wartapati.com PATI – Datangnya bulan syawal seringkali diisi dengan berbagai kegiatan yang menarik. Begitu pula sejumlah warga Desa Mojo, Kecamatan Cluwak. Mereka memiliki cara unik untuk memperingati datangnya bulan syawal tersebut.

Di rumah kreasi Mojo, nampak muda mudi yang melakukan kirab tumpeng. Tumpeng itu kemudian disandingkan nasi kembul bejono, begitu mereka menyebutnya. Nasi dengan berbagai lauk yang ditata diatas daun pisang memanjang. Warga yang datang pun kemudian duduk di dekat daun pisang tersebut.

Mereka kemuidan memakan nasi kembul bejono itu bersama-sama. Tak ada yang nampak ragu, sebaliknya suka cita terlihat dari wajah para warga yang hadir tersebut. Semua orang pun makan bersama tanpa ada sekat sehingga menimbulkan sikap gayeng.

“Acara ini memang kami gelar sebagai harapan untuk menjaga persatuan saat bulan syawal. Kami prihatin jika di bulan baik ini justru ada yang mewarnainya dengan perkelahian,”terang Hengky Sutrisno perwakilan panitia acara.

Tak hanya makan bersama, acara itu juga diisi dengan beragam kesenian seperti penampilan tarian, tongtek, hingga qosidahan. Semua itu dilakukan untuk menampilkan bulan syawal yang penuh kedamaian.

Diharapkan acara itu dapat mempersatukan warga di saat syawalan dengan dikemas mengangkat budaya lokal. Selain untuk menjaga persatuan, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mengangkat budaya lokal. Nilai-nilai tersebut juga sesuai dengan harapan untuk menjaga negara kesatuan republik Indonesia (NKRI).

“Kebetulan kegiatan ini digelar secara serentak di beberapa titik di Jawa tengah bersamaan mulai sekitar pukul 15.30 hingga 17.30,”ujarnya.

Oleh karena itulah mereka berupaya melakukan dengan hal yang paling dekat dan apa yang bisa dilakukan. Mereka tidak ingin lupa dengan apa yang ada di sekitar.


“Kegiatan ini pun diiniasi oleh warga bersama-sama. Mulai dari komunitas kere hore, seknas Jokowi Pati, komunitas lokal Mojo yang kemudian kami singkronkan dengan teman Jawa Tengah. Kami pun senang meski digelar di rumah kreasi Mojo tapi tak sedikit yang datang dari luar daerah bahkan dari Kecamatan Pucakwangi,”tambahnya.(wp2)

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.