Home Wisata Mengapa Pengembangan Wisata Di Pati Belum Maksimal?

Mengapa Pengembangan Wisata Di Pati Belum Maksimal?

265
0
SHARE
Wisata Di Pati Belum Maksimal
Istimewa/Wartapati. Lokasi wisata kebun buah naga di Jollong, Pati.

Wartapati.com PATI – Wisata Di Pati Belum Maksimal – Dinas Olahraga Pemuda dan Pariwisata (Disorapar) membahas draf Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Pati tentang rencana induk pengembangan pariwisata Kabupaten (Ripakab) bersama komisi D DPRD Kabupaten Pati.

Baca juga: Agrowisata Jolong Pati Direncanakan Bakal Dilengkapi Kereta Gantung Hingga Kebun Binatang

Sehubungan hal itu, Kepala Disorapar Pati, Sigit Hartaka menuturkan, dengan adanya Perda rencana induk pengembangan pariwisata Kabupaten Pati akan menjadi payung hukum untuk pengembangan pariwisata di Kabupaten Pati

“Diharapkan nanti setelah jadi Perda bisa menjadi payung hukum untuk kegiatan pengembangan wisata yang ada di Pati, baik itu wisata alam, budaya, kuliner dan industri. Namun yang jelas pada pembangunan kepariwisataan mengacu pada Reparka yang mungkin 2017 ini diputuskan sebagai Perda,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sigit Hartaka menambahkan isi dari perda rencana induk pengembangan pariwisata Kabupaten tentang dasar kepariwisataan dan pengaturan secara umum yang tengah dikembangkan (lokasi pariwisata) namun tidak mengurangi konsentrasi di wisata lain.

Baca juga: Destinasi wisata Pati Sungai Klating atau Air Terjun Klating ?

“Isinya dasar tentang pariwisata dan tentang pengaturan secara umum. Tadi saya sebutkan ada item wisata yang harus dikembangkan sebagai destinasi apa yang ada saat ini. Dan saat ini kita konsen pada wisata alam dengan catatan tidak mengurangi konsentrasi wisata lain seperti wisata budaya dan religi. Satu hal lagi kami merasakan partisipasi dari masyarakat dan pemerintah Desa yang ada di daerah masing-masing sangat bagus dan ini tentu partner Pemerintah Pati untuk mengembangkan kepariwisataan di Pati terutama wisata alam,” imbuhnya.

Sedangkan yang telah menjadi unggulan wisata di Kabupaten Pati adalah wisata Jollong dengan kebun buah naganya, objek wisata Gua Pancur, objek wisata Bukit pandang di Desa Duren Sawit Kayen dan untuk objek wisata religi wisata Syeh Jangkung Kayen dan Kyai Haji Ahmad Mutamakkin Kajen Margoyoso. NUG

Comments

comments