Home Berita Nasional Limbah Ternak Ayam Jadi Biogas Milik Warga Kedungbulus Gembong

Limbah Ternak Ayam Jadi Biogas Milik Warga Kedungbulus Gembong

Nugroho/wartapati Drum penampung kotoran ayam yang akan menjadi gas

Wartapati.com Gembong – Sambil menyelam minum air, istilah ini tepat untuk menggambarkan petani ayam asal Desa Kedungbulus Kecamatan Gembong Kabupaten Pati. Peternak ayam Rusmani mengolah kotoran ayam menjadi biogas untuk aktivitas dapur, keuntungan lain pengolahan kotoran ayam dari peternakannya adalah menanggulangi persoalan polusi udara di lingkungan sekitar.

Polusi udara terutama aroma merupakan persoalan klise dari sebuah daerah yang terdapat usaha peternakan ayam. Namun dengan sedikit kreativitas dan usaha untuk mengatasinya, Rusman membuat terobosan menyulap limbah menjadi bermanfaat memangkas biaya pengeluaran rumah tangga.

Baca JugaPelaku Usaha kecil Mikro Pati Bersepakat Membentuk Wadah Komunitas

Dalam mengolah limbah kandang, Rusmani memanfaatkan drum bekas menjadi tempat penguapan kotoran ayam menjadi gas. Dan menyalurkan ke kompor atau tempat lain, memanfaatkan pipa PVC bekas juga.

“Dari kotoran kita bersihkan, semprot dengan air biasa. Masuk ke drum bekas yang sudah kita desain memisahkan antara kotoran dan gas,” terang Rusmani.

Ide tersebut bermula dari nalar yang terlintas dipikiran Rusmani saat melihat limbah kandang sapi yang bisa disulap menjadi gas. Hal itu diujicobakan pada limbah ternak ayam miliknya.

 

“Permasalahan peternakan dalam hal mengolah limbah selama ini, kita di Daerah Gembong Pati peternak ayam kan banyak. Namun Dia tidak bisa mencari solusi untuk mengatasi bau atau limbah. Ini kita dengan eksperimen sendiri memanfaatkan bahan bekas dari drum dan paralon bekas,” kata Rusmani.

Baca JugaBak Primadona, Desa Harus Mandiri Melalui Peran Santri

Selain memangkas biaya dapur, Rusmani dan keluarga tidak perlu cemas jika terjadi kelangkaan LPG. Selain itu api dari biogas ini menyala dengan warna biru, lebih baik dibanding dengan biogas dari limbah ternak sapi.

Kreatifitas Rusmani ini bisa menjadi salah satu solusi bagi peternak ayam untuk mengurangi polusi udara yg selama ini menjadi salah satu masalah di lingkungan peternak ayam. Nug

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.