Home Berita Nasional Kustin, Bangunan Era Belanda Masih Terawat Di Komplek SMP 6 Pati

Kustin, Bangunan Era Belanda Masih Terawat Di Komplek SMP 6 Pati

SMP 6 Pati
Nug/Wartapati. Kustin atau cerobong asap pabrik gula zaman penjajahan Belanda di kompleks SMPN 6 Pati.

Wartapati.com PATI – Kustin sebutan untuk cerobong asap pabrik gula (PG) di kompleks SMPN 6 Pati menjadi petunjuk bahwa di pusat kota pada zaman penjajahan belanda akan berdiri sebuah PG sebelum berdirinya PG Trangkil (1835).

Belum diketahui pasti kapan kustin berdiri yang sekarang menjadi nama jalan menuju SMP negeri itu. Namun sebutan kustin dibiasakan kepala SMPN 6 Pati pertama, Suud Samsul Magribi dengan tujuan ada indentitas unutk sekolahnya.

SMP 6 Pati
Nug/Wartapati. Kustin atau cerobong asap pabrik gula zaman penjajahan Belanda di kompleks SMPN 6 Pati.

“Suud Samsul Magribi (1985) memberi nama kustin dengan harapan  kita memiliki (nama) jalan. Karena SMPN 6 bertempat di pojok desa, putus dengan sawah. Sehingga RT RW tidak ada. Jalan juga tidak ada,” terang Guru IPS, Mulyono (54), Sabtu (27/1/2018).

Baca juga: 2019, Pati Mulai Uji KIR Kendaraan Dengan Smart Card

Guru mapel IPS menuturkan, konon kustin dibangun tidak menggunakan semen. Hal itu tampak dari bangunan yang kokon berdiri ratusan tahun tanpa adanya perubahan warna meski terkena panas maupun hujan sejak zaman penjajahan Belanda.

“Kustin ada, namun pabriknya belum sepat dibangun, jadi ketika mau membangun SMP ini ada tumpukan meterial yang tidak terpakai sebagai banguna PG,” imbuh Mulyono.

SMP 6 Pati
Nug/Wartapati. Kustin atau cerobong asap pabrik gula zaman penjajahan Belanda di kompleks SMPN 6 Pati.

Batu bata pembuatan kustin tak seperti umumnya, namun memiliki bagian tepi melengkung mengikuti bentuk tepi bangunan cerobong asap.

Baca juga: PNS Pati Ramai-ramai Beli Bawang Merah Petani Lokal

Cerobong berdiameter 3 meter dengan tinggi 50an meter itu ditetapkan sebagai cagar budaya oleh dinas terkait. Penambahan plaster dan pagar dengan magsut memberi kesan bersih pada dasar kustin.

Hingga sekarang. SMPN 6 Pati belum mendapat literasi pasti berkait dengan kustin yang beridri sejak zaman penjajahan Belanda. [NUG]

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.