Home Berita Nasional Kurang Sadar Kepesertaan BPJS Kesehatan Faktor Utama Belum Tercapainya Target

Kurang Sadar Kepesertaan BPJS Kesehatan Faktor Utama Belum Tercapainya Target

berita pati hari ini

Wartapati.com Rembang – Kurang sadar terkait kepesertaan menjadi faktor yang dominasi atas tidak tercapainya kepesertaan BPJS Kesehatan kantor cabang Pati.

Faktor ini sangat mendominasi pada kepesertaan BPJS Peserta Penerima Upah (PPU) atau kerap disebut sebagai karyawan atau pegawai.


Per 1 Januari 2019, seharusnya kepesertaan BPJS Kesehatan sudah mencapai 95 persen dari total jumlah penduduk secara nasional. Bukan hanya faktor kurang sadar akan kepesertaan, melainkan ada faktor-faktor lain yang berpengaruh penyebab tidak tercapainya target itu.


Capaian Desember 2018, Kabupaten Pati hanya mampu menjangkau 76,40 persen, Rembang sebanyak 85,40 persen dan Blora sebanyak 67,53 persen dari total penduduk.


Faktor kurang sadar kepesertaan itu juga terdapat di calon kepesertaan BPJS Kesehatan mandiri, atau belum tergugah mendaftarkan diri karena belum membutuhkan pelayanan kesehatan.


“Sementara yang mendaftar ke kami yang memang membutuhkan pelayanan kesehatan. sedangkan penduduk yang belum begitu butuh atau dalam kondisi sehat, kesadaran itu belum muncul,” terang Kepala Kantor BPJS Kesehatan cabang Pati, Surmiyati usai media gathering bersama awak media, Selasa (18/12/2018) di Kabupaten Rembang.


Sedangkan kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iur (PBI) hanya terkendala pada keterbatasan anggaran dari Pemda. Pasalnya kategori PBI ini khusus bagi warga miskin yang pembayaran iuran ditanggung dari anggaran daerah.


“Saat ini memang menjadi kewenangan pemerintah daerah itu masih ada masyarakat yang belum terdaftarkan. Artinya selama ini masih menunggu ketersediaan anggaran yang mungkin baru disiapkan pemerintah daerah,” katanya.


Dari beberapa persoalan itu, pihak BPJS Kesehatan cabang Pati terus berupaya mengedukasi masyarakat akan pentingnya menjadi peserta BPJS Kesehatan.


“Maka kita perlu edukasi ke masyarakat untuk menjadi peserta JKN mewujudkan prinsip gotong royong terhadap peserta bisa terwujud,” pungkas Kepala Kantor BPJS Kesehatan cabang Pati Surmiyati.Nug

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.