Home Info Pati Kesan Kumuh Melekat di Gedung Kesenian Pati Saat Ini

Kesan Kumuh Melekat di Gedung Kesenian Pati Saat Ini

Gedung Kesenian
Nug/wartapati banyak coretan di tembok-tembok

Wartapati.com Pati – Kondisi gedung kesenian yang ada di komplek Stadion Joyo Kusumo tak nampak layaknya gedung pertunjukan seni bagi warga Pati. Pasalnya bangunan gedung tersebut tak terurus lekat dengan kesan kumuh.

Coretan cat semprot memenuhi tepi lantai dasar gedung yang berada di bagian utara stadion. Belum lagi debu yang dijumpai, seakan-akan melengkapi kesan kotor jika pengunjung menginjakan kaki di arena pentas pertunjukan.

Baca juga: Ini Sebab Kematian Pria Di Hotel Mulia Pati

 

Konsisi demikian mengundang keprihatinan anggota DPRD Pati, Jamari Ridwan. Gedung yang dibagung dengan anggaran sebanyak 650 juta itu tak lebih terlihat sebagai bentuk pendopo yang melengkapi fasilitas stadion.

Gedung kesenian yang ada di komplek kawasan stadion Joyokusumo Pati dinilai tidak berguna sebagaimana mestinya.  Gedung kesenian yang dibangun menelan anggaran sekitarnya Rp 650 Juta tidak mempresentasikan sebuah gedung kesenian yang berfungsi sebagai gedung pertunjukan.

”Desain bangunannya boleh dibilang mengecewakan. Itu tak merepresentasikan sebuah gedung kesenian yang berfungsi sebagai gedung pertunjukan. Melainkan hanya bangunan pendapa saja,” Kata Anggota Komisi D.

Desain gedung utama yang terbuka, lanjut Jamari, justru akan menyulitkan pementasan seni karena terkendala tata cahaya dan penataan suara (audio).

 ”Kalau untuk pertunjukan apapun akan sulit, dan tak maksimal. Misal untuk pertunjukan teater akan sulit untuk menata pencahayaan. Disamping itu juga tidak tersedia tribun untuk penonton,” imbuhnya.

Baca juga: Hanya Tiga PPK Perkecamatan Untuk Pileg Hingga Pilpres 2019

 

Lebih lanjut Jamari mengungkapkan, gedung kesenian seharusnya paling tidak seperti anjungan yang ada di Taman Mini Indonesia Indah.

”Jadi ada tribun penonton melingkar. Dengan seperti itu, akan memudahkan untuk pentas apa saja, dan akan berfungsi sangat baik untuk sebuah pentas. Kedepan coba akan kami komunikasikan dengan pemkab terkait hal itu,” papar Jamari. [NUG]

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.