Home ReneGo Jangan Salah Pilih, Terapkan Metode Hipnomotivasi Pelajar oleh Ahlinya

Jangan Salah Pilih, Terapkan Metode Hipnomotivasi Pelajar oleh Ahlinya

191
0
SHARE
Hipnomotivasi
Nug/Wartapati. Proses hipnomotivasi kepada pelajar SMPN 1 Winong, Pati, Sabtu (13/1/18).

Wartapati.com Winong – Memilih teknik motivasi siswa harus kepada ahli yang membidangi. Terlebih urusan tersebut dalam hal pendidikan karakter siswa dan persiapan menghadai ujian nasional.

Manajemen Hipnollution De Laserna yang sudah terbukti dan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kabupaten Pati mulai awal tahun 2018 menerapkan motivasi melalui metode hipnotis kepada siswa sekolah.

“Kita asli warga Pati, namun dipakai di Ibukota Semarang. Saya ingin membawa perubahan melalui ilmu yang saya punya, jadi akhirnya ada pertemuan dengan Kadinas, membahas konsep seperti ini. Dan akhirnya, karena Kadinas berasal dari guru Bimbingan Konseling (BK) , metorde ini sangat cocok untuk diterapkan ke pelajar,” terang Owner, Roni De Laserna usai menggelar hipnomotivasi di SMPN 1 Winong, Sabtu (13/1/18).

Baca Juga : Puluhan Pelajar SMPN 8 Terhipnosis

Menurutnya , terjadi perubahan dari pelajar dimana sekolah tersebut menerapkan cara-cara baru, menghindari metode konvensional dalam belajar. Apalagi, persaingan antar sekolah tinggi untuk mencipatakan metode yang berdampak pada hasil (nilai) ujian Nasional.

“Sebuah sekolah yang tidak melakuakn perubahan, sedangkan sekolah lain berlomba menciptakan suatu trik jurus untuk sekolah, kita pasti tertinggal,” imbuhnya.

Baca Juga : Ini Pengakuan Siswi SMP Negeri 2 Kayen Yang Terhipnotis

Di awal tahun, manajemen De Laserna sudah mengawali metode hipnomotivasi belasan sekolah di Kabupaten Pati.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah SMPN 1 Winong, Sri Utami, menjelaskan prestasi siswa-siswinya tergolong masuk 10 besar peringkat pendidikan Pati.

Metode Hipnomotivasi tak hanya memersiapkan muridnya menghadapi ujian nasional, namun berdampak pada pembentukan karakter sebagai bekal mas depan.

Kalau dinas pendidikan dari tahun 2018. Kita targetnya ingin semua yang ada di sekolah pati mulai dari SD hingga SMA. Tak membatasi swasta atau negeri. Yang sudah teragendakan sampai saat ini ada 10-15 sekolah. Karena kemarin ada kendala pergantian kepala sekolah yang harus kami reskejule lagi.

“Membangunkan kesadaran bahwa dirinya (murid) memiliki tanggung jawab untuk belajar dan timbal balik dengan orang tua, memersipakan menjadi gerenasi bangsa lebih baik,” kata Sri Utami.[Nug]

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here