Home Wisata Ini Manfaat Daun Kelor Yang Memiliki Banyak Khasiat

Ini Manfaat Daun Kelor Yang Memiliki Banyak Khasiat

SHARE
Manfaat Daun Kelor
Nug/Wartapati Anggota KWT Karya Mulya semaikan bibit kelor.

Wartapati.com GEMBONG – Manfaat daun kelor itu banyak ditemukan  namun tanaman tersebut kini semakin langka. Manfaat daun kelor mulai dari pengolahan dalam bentuk makanan, kandungan gizi dan kesehatan hingga nilai jual yang tinggi dalam bentuk campuran makanan.

Kini keberadaan tanaman yang dinobatkan sebagai tanaman ajaib oleh World Health Organization (WHO) dari PBB tengah dikembangkan Kelomppok Tani Wanita (KWT) Karya Mulya Desa Kedung Bulus Kecamtan Gembong, Pati.

Baca juga: Manfaat Buah Sawo untuk Tubuh

Dari daun tumbuhan itu, KWT Karya Mulya mengolahnya menjadi makanan dan minuman segar, bahkan daun kelor sebagai campuran makanan ringan dalam bentuk dodol dan nuget, sehingga digemari anak-anak.

“KWT Karya Mulya memang pengembangan penuh dibudidaya tanaman kelor sampai pengolahannya. Karena mengingat tanaman kelor saat ini memang benar-benar hampir punah. Maka dari kita memaksimalkan produk kelor dari mulai penamanan hingga konsumsi dalam bentuk segar pengolahan berupa teh, nasi, dodol, mie dan banyak lagi termasuk bakso dan nuget kelor,” jelas Ketua KWT, Muryati.

Dari sisi gizi, daun kelor memiliki kandungan yang beragam seperti dalam sus, buah dan sayur. Sehingga gizi itu baik bagi anak-anak. Selain itu, dari sisi kesehatan juga bisa dimanfaatkan sebagai terapi asam urat, pegal-pegal. Bahkan daun itu bisa sebagai terapi penyakit kronis, seperti kencing manis, dan hepatitis (liver).

 “Asalkan kita rutin mengonsumsi dan ada pantangan tertentu dalam penyakit yang harus dihindari,” imbuhnya.

Baca juga: Kulit Pisang Bisa Sembuhkan Sakit Kepala

Kelompok tani Desa Kedung Bulus, mengaku, hanya menjual produk daun kelor dalam bentuk olahan, pasalnya persediaan daun itu tengah dibudidayakan. Sehingga jika menjual dalam bentuk daun segar, dikhawatirkan persediaan daun itu cepat habis.

“Saat ini kita belum bisa menyuplai ke pasar tradisional, sedangkan pemintaan banyak di pasar tradisional maupun supermarket. Karena penanaman yang segar itu belum maksimal disebabkan bahannya yang sulit. Untuk pemasaran selama ini melalui on line, kalau out let satu-satunya ada di pasar pragola,” pungkasnya. Nug

Comments

comments