Home Info Pati Komunitas Gusdurian Pati Komunitas Yang Mengamalkan Pemikiran Pemikiran Gus Dur

Gusdurian Pati Komunitas Yang Mengamalkan Pemikiran Pemikiran Gus Dur

SHARE
Gusdurian Pati
Nug/Wartapati. Koordinator Gusdurian Pati, Happy Irianto.

Wartapati.com Pati – Ditengah situasi ketimpangan sosial masyarakat Pati, Komunitas Gusdurian hadir membantu sebisa mungkin terhadap kebutuhan masyarakat yang belum terjangkau oleh pemerintah. Upaya tersebut sesuai dengan apa yang diajarkan tokoh ulama kharismatik, Gus Dur yang menerapkan pemikiran sosial di tengah masyarakat.

“Komunitas Gusdurian itu adalah komunitas yang mengamalkan pemikiran-pemikiran Gus Dur yang sesuai dengan kehidupan dan budaya masyarakat lokal dimana itu berada,” terang Koordinasi Gusdurian Pati, Happy Irianto, Rabu (17/1/2018).

Sehingga hadirnya komunitas sosial-budaya dan sosial-keagamaan selalu bersinergi dengan pemerintah daerah.

“Kita tidak mencari kesalahan, namun kita menelngkapi yang belum bisa terjangkau oleh pemerintah,” katanya.

Peran Gusdurian Pati dalam bidang sosial yang selalu membantu kegiatan kelompok agama yang diakui di Indonesia mendapat respon positif dari masyarakat. Terlebih keterlibatan relawan yang semata-mata untuk membantu tanpa imbalan apapun.

Sejalan dengan Koordiantor Komunitas Gusdurian Pati lain, yakni Eddy Siswanto, Happy Irianto mengatakan, ditempatkan markas sementara di Klenteng Jok Tik Bio kawasan Pecinan sebagai tempat berkumpul dari berbagai unsur masyarakat yang seirama dengan fungsi klenteng itu sendiri.

“Jadi keberadaan kelenteng khusunya di Pati dan umumnya di Indonesia adalah produk dari budaya Suku Tiong Hoa. Nah dari nama kleteng itu identik dengan nama bunyi-bunyian lonceng untuk mengumpulkan orang. Karenanya klenteng di Pati, semua elemen masyarakat, agama dan asal-usul, mereka senantiasa berkumpul dan berdiskusi untuk membantu pemerintah dalam kehidupan sosial masyarakat,” terbang Happy Irianto.

Keterlibatan relawan dari unsur komunitas lain terbuka lebar untuk ikut bergotong royong dalam wadah Komunitas Gusdurian Pati. Bergeraknya komunitas sosial ini dipastikan terbebas dari unsur politik.

“Yang penting tidak ada bendera politik. Karena Gusdurian tidak berpolitik praktis baik langsung, maupun tidak langsung. Karena kita bekerja di sosial kemasyarakatan dan sosial keagamaan. Maka Gusdurian Pati sangat steril dari kegiatan politik praktis,” terbang koordiantor, Happy Irianto.[Nug]

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.