Home Event Filosofi Pesantren Pati Jadi Gagasan Kedaulatan Desa

Filosofi Pesantren Pati Jadi Gagasan Kedaulatan Desa

Filosofi Pesantren Pati

Wartapati.com Margoyoso – Filosofi kehidupan lingkungan pesantren yang sarat dengan etos kerja menjadi satu gagasan kedaulatan desa. Terlebih dengan dukungan ilmu pengetahuan agama dan adat budaya yang sangat kental, sehingga filosofi tersebut sangat tepat untuk pembangunan sebuah desa yang berimplikasi pada kedaulatan nasional.

Hal itu dipaparkan ketua penyelenggara Sarasehan Kedaulatan Desa Zainul Arifin, Rabu pagi (17/10/2018). Pria yang akrab disapa Gus Zain ini menjelaskan penguatan nasional dimulai dari tingkat desa. Termasuk penguatan bidang ekonomi tingkat bawah.

“Konsepnya adalah kedaulatan desa tapi yang menjadi penggerak itu santri. Jadi itu nanti di desa ada satgas penggerak untuk kedaulatan desa diambilkan dari kita sebagai santri Laras jagat,” terangnya.

Dengan memanfaatkan potensi lokal baik itu sumber daya manusia dan alam dipadu dengan filosofi kehidupan lingkungan pesantren maka akan terwujud perkuatan ekonomi desa.

“Sebenarnya kalau praktiknya bukan hanya santri, namun lebih ke warisan pemikiran budaya pesantren terkenal dengan gotong royong, kerja sama, cinta kasih, kerja keras dan kemandirian,” lanjut Gus Zain.

Sarasehan yang rencananya dihadiri Gubernur Jawa Tengah pada Rabu malam nanti dimaksudkan sebagai media berdiskusi langsung antara gubernur dengan penggerak. Tempat sarasehan pun berpusat di lingkungan santri yakni di Ponpes Raudlatul Ulum Kajen, Margoyoso pukul 19.00.

“Sebenarnya kita bukan mendatangkan, tapi beliau yang mengapresiasi pergerakan Laras jagat yang ada di Pati. Beliau yang rawuh untuk berdiskusi lebih pada mempertajam gagasan dan yang kedua diskusi langsung kepada penggerak,” terangnya.Nug

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.