Home Berita Nasional Empat Kali Razia Tempat Kos, Puluhan Pasangan Tak Resmi Terciduk

Empat Kali Razia Tempat Kos, Puluhan Pasangan Tak Resmi Terciduk

SHARE
Tempat Kos
Nug/wartapati pasangan tak resmi diamankan satpol PP Pati

Wartapati.com Pati – Belum genap satu bulan, petugas Satpol PP Pati menggencarkan razia tempat kos di kawasan kota. Dalam kurun waktu itu, petugas baru empat kali merazia sasaran dan berhasil mengamankan 20-an pasangan tak resmi sebagai penghuni kos.

Tiap kali merazia, rata-rata petugas mengamankan 4-6 pasangan tak resmi. Kerap kali ketika kepergok berduaan di kamar kos, mereka tak bisa menunjukkan bukti sebagai pasangan resmi menikah.

Baca juga: Mau Cantik Dengan Perawatan Praktis, Ikuti Sophie Beauty Class

Seperti yang dilakukan petugas pada Selasa (15/5/2018) di tempat kos turut Desa Plangitan kawasan kota. Petugas mengamankan empat pasangan tak resmi sekaligus melakukan pembinaan kepada yang bersangkutan.

“Kali ini kami mengadakan razia di kos kawasan Plangitan Kecamatan Pati, kita temukan ada empat pasang yang tidak bisa menunjukkan dokumen resmi pernikahan. Kemudian ada satu penghuni yang tidak bisa menunjukkan KTP yang sebenarnya yakni KTP elektronik,” terang Sekertaris Satpol PP Pati, Imam Rifa’i.

Imam melanjutkan, kebanyakan dari penghuni kos yang melanggar memberi keterangan kepada petugas jika bekerja sebagai Pemandu Karaoke (PK) freelance di satu hotel. Sehingga statusnya sebagai pekerja tempat hiburan malam tidak terdapat di hotel yang menjadi tempat bekerjanya.

“Semua dan kebanyakan ini memberikan pengakuan bahwa mereka itu freelance mereka tidak terdaftar resmi di tempat karaoke,” kata Sekertaris Satpol PP.

Untuk menghindari razia petugas, kebanyakan dari penghuni yang tidak memenuhi persyaratan memilih tempat kos di kawasan pinggiran kota.

Baca juga: Tetap Bandel, Tempat Kost di Pati Bakal Ditutup

“Ternyata efek dari kita yang merazia di kota mereka ke kepinggiran. Kita razia terus menerus, semua tempat kost ini tidak ada yang luput dari sasaran kami. karena data sudah masuk dan banyak laporan dari masyarakat,” imbuh imam.

Selain tempat kos, Satpol PP juga merazia salon yang terindikasi mengadakan layanan plus-plus dan hotel. Terlebih menjelang Ramadhan, razia terkait Perda Pariwisata itu semakin ditingkatkan. [NUG]

 

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.