Home Berita Nasional Dugaan Pelecehan Seksual Anak Oleh Ayahnya di Pati, Disoroti Kak Seto

Dugaan Pelecehan Seksual Anak Oleh Ayahnya di Pati, Disoroti Kak Seto

berita pati
Nug/wartapati ibu berinisial M mengadu ke Direktur lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) seto Mulyadi Minggu 2/12/18

Wartapati.com Pati – Kasus dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan ayah kandung di Pati mendapat sorotan dari Direktur Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi. Pria yang akrab disapa Kak Seto itu mendorong harus ada tindakan lebih dari kepolisian Polres Pati.


Dorongan itu lantaran ada indikasi dugaan pelecehan seksual yang dialami putri sulung dari ibu berinisial M warga Pati.


“Dari keterangan itu kami koordinasi dengan polres kalau memang dianggap sudah ‘lampu kuning’ mohon ada tindakan lebih dari kepolisian,” terang Kak Seto usai mendatangi Polres Pati, Minggu (2/12/2018).

Baca JugaPelecehan Seksual Anak di Pati, Ibu Minta Hak Asuh


Lanjut Direktur LPAI, langkah yang diambilnya berawal dari laporan M karena kekhawatiran hal serupa terjadi pada putra-putri yang kini diasuh ayah kandung.


“Karena ada pengaduan bahwa ada seorang ibu khawatir terhadap putra-putrinya yang sekarang diasuh ayahnya, ini takut kalau menjadi korban kekerasan atau pelecehan seksual,” kata Seto Mulyadi.


Putri sulungnya yang duduk di bangku kelas VI SD kini memilih kabur dari asuhan ayah karena dugaan kasus tersebut. Putri sulungnya memilih berdiam di rumah tante (adik ipar) yang ada di Jogjakarta. Selain mendorong pihak kepolisian, Direktur LPAI berencana menemui putri sulungnya untuk mendapat informasi lebih lanjut.


“Jadi berdasarkan informasi itu semua, kami (akan) memediasi kedua pihak, sehingga yang terbaik adalah anak harus kembali bersama ibunya,” katanya.


Sementara itu, M menuturkan hak asuh yang dimenangkan mantan suaminya bermula dari perceraian M.
“Ini imbas dari perceraian saya dengan suami. Saya mengikhlaskan hak asuh jatuh di tangan suami. Tapi saya kecewa saat tahu anak yang paling besar pergi dari rumah karena percobaan pencabulan,” kata M.


M menambahkan, putrinya yang kini berada di Jogjakarta pernah mengadu ke adik iparnya menjelaskan kekhawatiran hal yang serupa terjadi pada saudara kandungnya yang kini dalam asuhan ayah.


“Dia khawatir dengan adik-adiknya yang masih kecil. Dia yang ingin melaporkan ayahnya melalui tantenya dengan tujuan menyelamatkan adiknya yang masih diasuh ayahnya,” Imbuh M.


Melalui bantuan LPAI, M berharap bisa mengambil hak asuh terhadap ketiga anaknya.

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.