Home Politik Difabel Pati Siap Sukseskan Pemilu, Minta KPU Lebih Proaktif Bagi Pemilih Disabilitas

Difabel Pati Siap Sukseskan Pemilu, Minta KPU Lebih Proaktif Bagi Pemilih Disabilitas

berita pati
Nug/Wartapati. Penandatanganan petisi deklarasi sukseskan Pemilu oleh

Wartapati.com Pati – Lima puluh orang perwakilan dari asosiasi difabel (orang berkebutuhan khusus) Kabupaten Pati berdeklarasi menyukseskan Pemilu 2019, Kamis (29/11/2019). Deklarasi itu menyerukan agar Pemilu berjalan damai dan meminta KPU Pati agar lebih proaktif kepada pemilih disabilitas.

Penandatanganan lembar petisi deklarasi bertempat di Aula KPU Pati oleh perwakilan Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), Pertuni, Decop dan Adeco. Pembubuhan tanda tangan dari masing-masing perwakilan mendapat pendampingan dari petugas KPU Pati.

“Dari teman-teman sanggup mensukseskan Pemilu 2019 dengan keterlibatan dari beberapa asosiasi tadi. Karena dari pengalaman sebelumnya patut kami beri perhatian khusus,” kata Ketua PPDI Pati Suratno.

Baca Juga :  Difabel Tunarungu Pati Belajar Meracik Kopi

Dari pengalamannya, jumlah partisipasi difabel untuk memberikan suaranya meningkat setiap kali Pemilu baik tingkat daerah hingga presiden. Melalui deklarasi ini, mampu meningkatkan kesadaran para penyandang disabilitas agar semakin paham perannya dalam menggunakan hak pilih.

“Dari deklarasi ini, karena semangat teman-teman yang sangat tinggi, mudah-mudahan nanti perhatian pemerintah semakin meningkat kepada teman disabilitas. Karena sekecil apapun, suara disabilitas juga menentukan maju atau tidaknya bangsa,” tambahnya.

Selain itu pihaknya meminta agar petugas KPU tingkat desa agar lebih proaktif terhadap pemilih yang berkebutuhan khusus.

“Menurut teman kemarin khususnya petugas TPS belum proaktif, karena saya tanya teman dari bisu tuli, ada petugas malah tidak ditanya. Saya tahu waktu ada pendataan saya juga tidak ditanya,” terang Suratno.

Ketua PPDI Pati mengharap agar petugas tingkat desa lebih mengutamakan disabilitas daripada pemilih normal.

“Kalau saya pantau kemarin waktu pilgub antri seperti orang normal. Mungkin belum tahu saja, dari KPU bisa lebih mengarahkan agar petugas TPS lebih aktif lagi,” jelasnya.

Sementara itu Komisioner KPU Pati bidang teknis Supriyanto mengatakan memang tidak ada TPS khusus bagi penyandang disabilitas. Dari sisi regulasi sudah berupaya sedemikian rupa agas Difabel bisa udah mengakses, termasuk penempatan bilik suara dan kotak surat suara.

“Namun dalam pelaksanaannya belum menjadi perhatian serius dari jajaran tingkat KPPS. Di tahun ini bisa memperbaiki. Setidaknya teman-teman yang memantau terkait TPS yang akses itu bisa kita perbaiki,” kata Supriyanto.

Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang tercatat ada 3000an pemilih difabel yang ada di Kabupaten Pati. Untuk memudahkan pemilih difabel dalam menggunakan surat suara, KPU Pati juga mensosialisasikan lima surat suara yang digunakan untuk mencoblos.Nug 

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.