Home Politik Desa Boleh Pungut Dana Swadaya Pelaksanaan Pilkades, ini Syaratnya

Desa Boleh Pungut Dana Swadaya Pelaksanaan Pilkades, ini Syaratnya

Wartapati.com Pati – Pihak Desa boleh mengadakan pemungutan dan swadaya guna penyelenggaraan Pilkades serentak pada Desember mendatang.

Pasalnya tidak semua fasilitas mendapat anggaran dari Pemkab Pati. Pihak pemkab hanya menganggarkan kartu suara, kotak suara, honor panitia.


Diluar itu, seperti konsumsi dan rapat-rapat lainnya tidak teranggarkan oleh Pemkab. Apalagi jika desa pelaksanaan Pilkades itu tidak memiliki sumber Pendapatan Asli Desa (PADes).

Baca JugaDua Desa di Pati Dan Juwana Wacana Jadi Kelurahan


“Untuk Pilkades, bagi desa yang tak memiliki PAD diperbolehkan melakukan penggalangan swadaya baik itu dari masyarakat atau pun dari pihak ketiga. Penggalangan tersebut tidaklah menyalahi aturan dikarenakan sudah sesuai dengan Permendagri,” terang Bupati Haryanto saat pengarahan kepada bakal calon kades di pendopo kabupaten, Kamis (22/11/2018).


Sedangkan desa yang memiliki PADes tidak diperbolehkan memungut dana swadaya.


Adapun bantuan keuangan dari APBD yang diberikan Pemkab ke desa senilai Rp 15 ribu dikalikan jumlah penduduk desa setempat.

Untuk bantuan dari Pemkab yang berjumlahkan Rp 3,4 milyar, dipergunakan untuk keperluan Pilkades, yaitu untuk pengadaan, surat suara, kotak suara, honorarium panitia serta perlengkapan pemilihan lainnya.

” Agar anggaran tidak menjadi polemik dan masalah, maka harus dipertanggungjawabkan secara baik dan benar”, ujar Haryanto.


Istimewa/Wartapati. Bupati Pati Haryanto saat memberi pengarahan kepada bakal calon kades di pendopo kabupaten, Kamis (22/11/2018).Nug 

 

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.