Home Berita Nasional Depresi dan Kesurupan, Nenek di Tambakromo Gantung Diri

Depresi dan Kesurupan, Nenek di Tambakromo Gantung Diri

58
0
SHARE
Tambakromo Gantung Diri
istimewa/wartapati lokasi yang digunakan korban mengakiri hidupnya.

Wartapati.com Tambakromo – Mbah Sutri (80) warga RT 4 RW 1 Desa Keben, Tambakromo mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kamar, Rabu (7/3/2018). Meninggalnya Mbah Sutri diduga depresi karena kematian suami dan anaknya, hingga mengalami gangguan kesurupan dan mengancam akan melakukan percobaan bunuh diri.

Dari keterangan Kapolres melalui Kapolsek Tambakromo, AKP. Wasito, menuturkan sebelum gantung diri, korban sudah berpamitan dengan anggota keluarga dan warga dengan berkeliling kampung.

Baca juga: Tanggul Sungai Kembali Jebol, Desa Sinoman Kebanjiran

Sedangkan kronologi Mbah Sutri tewas ditemukan oleh anaknya, Sunarso (40) ketika sengaja ingin mengetahui kondisi korban di kamar.

“sekira pukul 05.00 WIB Saksi, anak korban dan bertempat tinggal serumah hendak mengetahui keadaan korban di kamarnya, namun saksi malah melihat korban tergantung di kusen pintu kamar korban dengan menggunakan tali plastik. Selanjutnya saksi berteriak minta tolong kepada tetangga sekitar,” kata Kapolsek.

Menindaklanjuti hal itu, warga meneruskan peristiwa gantung diri kepada pemerintah desa dan melapor ke Polsek Tambakromo.

Dari olah TKP yang dilakukan petugas dan tim medis, kematian Mbah Sutri murni karena gantung diri yang berujung pada kehabisan oksigen.

Baca juga: Timses Nekat Pasang Gambar Disini, Paslon Bakal Di Eliminir

“Tidak terdapat adanya tindak kekerasan di tubuh korban. Kematian korban disebabkan karena jeratan di leher, sehingga korban kekurangan oksigen,” imbuh Kapolsek.

Atas peristiwa itu, pihak keluarga korban menerimakan dibuktikan dengan surat pernyataan diketahui oleh pihak kades setempat. [NUG]

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here