Home Berita Nasional Cerita Warga Karimunjawa Perlukan Layanan Kesehatan

Cerita Warga Karimunjawa Perlukan Layanan Kesehatan

Berita jepara hari ini karimunjawa
Jbg/wartapati. Puskesmas karimunjawa

wartapati.com Jepara – Kondisi kesehatan David yang belum juga pulih, bahkan trombosit yang mulanya 1500 turun di kisaran 500 akhirnya dirujuk ke RSUD Kartini. Dia ditemani kedua orang tuanya menuju Jepara menggunakan kapal umum. Express Bahari.

David Mahendra (19), adalah warga Karimunjawa harus dirujuk ke RSUD Kartini Jepara karena menderita sakit typus dan demam berdarah dengue. Sebelumnya, dia dirawat selama empat hari di Puskesmas Karimunjawa.


Perjalanan laut tersebut membutuhkan waktu lebih dari dua jam. Sesampainya di rumah sakit, David langsung mendapat perawatan di ruang IGD sambil menunggu kamar.

Suhartati, ibu David menceritakan bahwa empat hari lalu anaknya mengalami demam dan tidak bisa beraktifitas. Akhirnya harus opnam dan kemudian dirujuk ke Jepara.

“Sudah empat hari di puskesmas tapi tidak ada perubahan, bahkan kondisi kesehatan terus menurun. Kata dokternya dia sakit typus dan demam berdarah,” ujarnya kepada awak media di RSUD Kartini, Kamis (24/1/2019)

Menurutnya, jarak tempuh Karimunjawa-Jepara cukup lama. Sehingga sangat beresiko bagi pasien atau warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

“Tadi di kapal anak saya muntah-muntah. Saya khawatirkan kondisinya,” lanjutnya.

Suhartati juga menyampaikan, saat berada di kapal dia juga bertemu dengan pasien lain bernama Lida, yang mengalami pendarahan akibat hamil.

“Bukan hanya anak saya, tapi juga warga Karimunjawa lainnya butuh layanan kesehatan yang memadai. Tadi bareng juga Mbak Lida, yang mengalami pendarahan karena hamil,” paparnya.

Diharapkan, pemerintah daerah dapat memperhatikan pelayanan kesehatan di Karimunjawa. Baik sarana dan prasarana juga obat-obatan yang memadai.

“Kalau bisa dirawat di Karimunjawa kan warga tidak kesulitan lagi. Kalau harus rujuk kan menambah biaya. Menyeberang satu tiket pulang-pergi Rp 168 ribu, coba kalau empat sampai lima orang. Belum lagi biaya hidup di sini saat menemani yang sakit,” keluh dia.

Sementara, Paramedis Puskesmas Karimunjawa, Taufan menuturkan bahwa puskesmas sudah menangani pasien sesuai prosedur.

“Kami rujuk pasien ke sini karena supaya mendapat perawatan intensif. Mengingat empat hari di puskesmas kondisinya terus menurun,” tandasnya saat mengantar pasien di RSUD Kartini./Jbg

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.