Home Berita Nasional Cara Jitu Polres Pati Tingkatkan Keamanan Desa

Cara Jitu Polres Pati Tingkatkan Keamanan Desa

SHARE
Tingkatkan Keamanan Desa
Istimewa/Wartapati. Apel giat kaposkamling di halaman Mapolres Pati, Rabu (25/7/2018).

Wartapati.com Pati – Upaya meningkatkan kembali keamanan ditingkat desa ialah dengan kembali menggalakan sistem keamanan lingkungan (siskamling). Guna memprakarsai kembali sistem tersebut, Polres Pati menggelar Apel Kaposkamling di halaman mapolres setempat, Rabu pagi (25/7/2018).

Baca juga: Puncak Kemarau Berimbas Pada Lapangan Sepak Bola Joyo Kusumo Pati

 

Giat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres. AKBP. Uri Nartanti, sedangkan peserta apel dari kalangan masyarakat. peserta menggunakan baju hitam lengkap dengan sarung, bak warga yang siap berjaga di pos kamling.

Adapun dari unsur Perlindungan Masyarakat (Linmas) dan Babinkamtibmas turut menjadi peserta apel.

Kapolres Pati menuturkan pihaknya sebagai pendorong keamanan daerah. Apel Kaposkampling tersebut merupakan realisai Undang-Undang nomor 2 tahun 2002 Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Undang-undang nomor 2 tahun 2002, salah satu unsur yang mewujudkan Kamtibmas adalah PAM Suakarsa poskamling yang familier dikita. Sebenarnya ini sudah punya bibit tinggal kita mendorong kadang-kadang ketika dorongan itu melemah maka ini tidak tumbuh berkembang,” kata Uri Nartanti.

Dia melanjutkan, keamanan tingkat desa tidak bisa sepenuhnya ditangani dengan teknologi. Namun peran masyarakat masih dibutuhkan guna mengurai persoalan yang dihadapi ketika terdapat gangguan keamanan.

“Misalkan satpam dan CCTV itu membantu ketika mengurai. Menggali ada permasalahan tidak bisa digantikan oleh satpam atau CCTV. Kalau pengguna atau user untuk melihat lingkungannya, ternyata ada perkembangan seperti ini, jadi secara personal masih tetap dibutuhkan,” lanjut Kapolres Pati.

Baca juga: Kontes Kambing Unik Di Pule, Tayu

 

Menggiatkan kembali Siskamling bukan hanya mencegah gangguan keamanan desa dari sisi fisik, melainkan dinilai cukup efektif menangkal persoalan-persoalan non fisik yang berkembang dimasyarakat.

“Tidak semata-mata fisik, namun non-fisik juga kami harapkan. Sekarang ini yang lebih masif itu yang non fisik, faham-faham, berita hoax itu dari pikiran menjadi perbuatan. Sampai saat ini sifatnya adalah imbauan dan mengingatkan, ketika ada berita-berita yang sifatnya memecah-belah, mengadu domba, menjatuhkan itu tolong dikonfirmasi ke polisi untuk kemudian dicek kebenaran,” pungkasnya. [NUG]

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.