Home Pertanian Budidaya Aquaponik, Bisnis yang Menggiurkan

Budidaya Aquaponik, Bisnis yang Menggiurkan

Wartapati.com Pati – Belum banyak yang mengenal teknik aquaponik di Kabupaten Pati. Teknik ini menggabungkan antara budidaya ikan konsumsi dan menanam sayuran yang hemat lahan. Dua unsur budidaya yang digabungkan itu memiliki banyak keuntungan.

Tim Riset komunitas GaGeGo Organik (3 GO) Pati, Teguh saat memamerkan inovasi itu di kompleks Pasar Pragola, menjelaskan, keuntungan banyak diperoleh jika berbudidaya dengan teknik tersebut. Mulai dari hemat lahan, air, pakan dan tentunya menghasilkan panen dengan mutu sangat bagus.

Baca juga: Ditipu Pelanggan, Pemilik Warung Lapor Penggelapan Motor

“Sistem aquaponik dengan memanfaatkan air yang tersirkulasi dari kolam ikan yang dinaikan mengguanakan pompa menuju media tanam yang berfungsi sebagai filter atau penyaring. Maka air selalu jernih dan kita bisa memantau perkembangan ikan. Jika terdapat masalah, bisa langsung tertangani,” jelasnya, Sabtu (7/4/2018).

Disisi nutrisi, tanaman tidak memerlukan pupuk dari luar. Karena kotoran ikan yang tersaring di media tanam menjadi pupuk organik dan gratis. Hal itu menghemat pengeluaran pembudidaya dengan teknik aquaponik.

“Aquaponik ini kita membikin produk yang sehat, baik ikan ataupun sayurannya. Karena kita tahu bahwa sayuran kita banyak terkena residu pestisida. Ini kita menciptakan sayuran yang klir,” imbauh Teguh.

Penggunaan kolam terpal berbentuk bundar menambah efisiensi jumlah ikan saat dipanen dibanding menggunakan kolam kotak. Pasalnya satu meter kolam terpal mampu menampung ikan ternak sebanyak 1000 ekor. Berbeda dengan kolam kotak yang hanya mampu menampung 100 ekor ikan.

Baca juga: Penari Berkulit Emas Gambarkan Proses Kerajinan Kuningan Pati

“Kalau lele bisa kanibal di kolam kotak karena mengumpul di pojokan dan berdiam saja. Datang kelompok lele lain, jadi beramtem dan kanibal. Kalau bundar tidak memiliki pojok, lele terus berenang,” kata tim riset 3 GO.

Bagi yang peminat, bisa menyiapkan modal 4-4,5 juta rupiah untuk memulai berbudaya ikan plus sayuran dengan sistim aquaponik. Dari sisi keuntungan, pada panen pertama sudah bisa menutup biaya modal. Sedangkan panen berikutnya menjadi keuntungan bersih atau cuma-cuma. [NUG]

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.