Home Politik Ini Alasannya, PNS Tidak Boleh Unggah Foto Selfi Dengan Paslon

Ini Alasannya, PNS Tidak Boleh Unggah Foto Selfi Dengan Paslon

SHARE
Aparatur Sipil Negara
Nug/Wartapati. Nug/Wartapati. Bupati Pati, Haryanto tekankan ASN tidak terlibat politik di Pilgub Jateng 2018 di ruang Pragola Setda Pati, Senin (22/1/2018)

Wartapti.com Pati – Munculnya peraturan terbaru dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang membolehkan Aparatur Sipil Negara (ASN) terlibat dalam Pemilihan Umum (Pemilu) Pilgub Jateng, tidak semata-mata tanpa batasan. Keterlibatan ASN dalam kegiatan Pilgub wajib mematuhi batasan guna menjaga kondusifitas pra hingga pasca pilgub 2018.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) melalui Kabid Pembinaan dan Kesejahteraan (Binkes), Abdul Kharis menuturkan, ASN atau PNS dibolehkan mengikuti kegiatan Pilgub dalam hal penyampaian visi dan misi saja. Namun ada batasan-batasan selama mengikuti visi dan misi yang disampaikan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.

Baca juga: Libur Lebaran PNS 2018 Bakal Panjang

“Sebagai PNS ketika dia melakukan acara itu ya diluar jam kerja. Kalau di jam kerja tidak dibolehkan. Misal dia lakukan itu dan dia sedang posisi cuti, itu tidak ada pelanggaran disiplin,” ungkapnya, Sabtu (12/5/2018).

Lanjutnya, PNS boleh hadir dalam penyampaian visi dan misi paslon sebagai referensi menggunakan hak pilihnya. Yang menjadi catatan ialah selama hadir dalam kegiatan paslon tidak diperbolehkan memakai atribut PNS apalagi mengajak rekan-rekannya (memengaruhi) seperti saat kampanye.

“Apalagi membuat dukungan berupa KTP untuk paslon Independen, kan itu butuh KTP. Itu pelanggaran berat,” kata Kabid Binkes.

Hal yang menjadi perhatian lain adalah aktivitas akun media sosial (medsos) ASN atau PNS. Hal ini terlihat sepele namun cukup beresiko.

Baca juga:Antisipasi Bencana Kekeringan, Ini Yang Dilakukan BPBD Kabupaten Pati

“Mengunggah foto PNS selfie bersama Paslon itu tidak boleh. Kemarin di kabupaten lain pernah terjadi hal itu malah sampai jadi isu nasional. Atau sekedar like, komentar dan share, itu juga tidak boleh,” imbuh Abdul Kharis.[NUG]

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.