Home Berita Nasional 10.000 Pekerja Perikanan Laut di Pati Menganggur Akibat Berhentinya Izin Kapal Cantrang

10.000 Pekerja Perikanan Laut di Pati Menganggur Akibat Berhentinya Izin Kapal Cantrang

SHARE
Kapal Cantrang
Nug/Wartapati. Deretan kapal cantrang berhenti beroperasi di Sungai Juwana

Wartapati.com – Setidaknya 10.000 pekerja di Pati yang menggeluti perikanan hasil tangkap nelayan menganggur akibat pelarangan beroperasinya alat tangkap Kapal Cantrang.

“Terdampak 10.000 bahkan ratusan ribu ini terdampak larangan Kapal cantrang dan ini menganggur,” kata Ketua Paguyuban Nelayan Juwana, Rohman, Kamis (4/1/18).

Pelarangan Kapal cantrang juga berimbas pada pekerja pegelola ikan yang ada di TPI Juwana, dimana lokasi tersebut semakin sepi sejak berlakunya kebijakan pemerintah.

Baca Juga :

“TPI saja sudah kering (sepi) kayak lapangan sepak bola. Pasti dari perikanan dan pedangan kecil itu menganggur karena terdampak,” terang Rohman.

Ketua Paguyuban Nelayan Juwana berharap ada respon dari pemerintah mengentaskan persoalan ini.

“Kalau tidak ada respon pemerintah, kami melangkah lebih jauh lagi agar pemerintah bisa menghidupi nelayan Kapal Cantrang ,” katanya.

Setidaknya pihak pemerintah yang membidangi, lanjut Rohman, melakukan uji petik tentang kelayakan penggunaan alat tangkap cantrang serta mengamati dengan seksama dampak lingkungan yang ditimbulkan dari alat tangkap cantrang.

“karena melarang cantrang berdampak meningkatnya angka kriminalitas, kemiskinan yang pengangguran banyak. perbankan perekonomian macet,” ungkap Ketua Paguyuban Nelayan Juwana.[Nug]

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.