Home Berita Nasional Belajar Kitab Lebih Dalam Dengan Ngaji Pasan Ponpes Raudhlotut Thalibin Rembang

Belajar Kitab Lebih Dalam Dengan Ngaji Pasan Ponpes Raudhlotut Thalibin Rembang

SHARE
Ngaji Pasan
Nug/Wartapati. Santri menyimak kitab ngaji Pasan di Ruang Ponpes Raudhlotut Thalibin Rembang.

Wartapati.com REMBANG РDimomen Ramadhan 1438 Hijriyah/2017, dimanfaatkan  Ponpes Raudhlotut Thalibin memerbanyak kajian kitab. Kajian  rutin tahunan ini memelajari kitab sehari tiga kali, yakni Selesai Subuh, Ashar dan Tarawih.

Tiga waktu yang digunakan untuk mengulas kitab penuh dengan  tulisan arab dan diterjemahkan pengampu ini berbeda-beda. Namun kebetulan pada Sabtu malam (3/6), pengampu, Gus Mus dan santrinya mengakaji Kitab Bidayah yang mengulas adab berpuasa.

Baca juga: HET Bahan Pokok Lampaui Batas Jelang Ramadhan, Terutama Gula

“Ini ngaji pasanan (waktu puasa Ramadhan) bisa saja dalam tiga waktu yang berbeda itu mengkaji kitab yang berbeda-beda pula. Kalau usai Tarawih ini kebetulan kitab Bidayah Al Hidayah tentang puasa. Sebelumnya membahas tata cara bersuci,” terang Santri Pasan, Arif.

Dia melanjutkan, meski dibilang ngaji pasan, namun bahasan kitab tidak pasti selesai dalam Ramadhan, bisa saja dalam satu kitab selesai 16 hari dan dilanjut dengan kitab lainnya.

“Sekali kajian kitab sekitar dua jam. Banyak santri penghuni ponpes yang pasti ikut dan warga sekitar juga ikut,” imbuh Arif.

Ngaji Pasan ini pula diampu dua Kyai, selain Gus Mus, juga Gus Yahya menerjemahkan kitab di mesjid Ponpes Raudhlotut Thalibin di Desa Leteh, Kecamatan Rembang Kota.

Baca juga: Komunitas Motor Carikan Donatur Tetap Yayasan Panti Asuhan

Selain diikuti hampir seribu santri dan santriwati, ngaji pasan ternyata menarik minat santri dari Ponpes Nirbaya, Kediri Jatim, dan santri yang seorang diri tersebut mengendarai sepeda dari asal ponpes hingga Rembang

Bagi yang tertarik mengikuti ngaji pasan, pengunjung bisa mengikuti karena ngaji tersebut terbuka untuk umum. Pengunjung bisa mengikuti ngaji pada waktu yang sudah dijadwalkan. NUG

Comments

comments