Home Warta Rembang Bawaslu Rembang Temukan 618 Pemilih Tidak Memenuhi Syarat

Bawaslu Rembang Temukan 618 Pemilih Tidak Memenuhi Syarat

Bawaslu Rembang Temukan 618 Pemilih Tidak Memenuhi Syarat
AM/wartapati Bawaslu Rembang bersama jajaran lakukan pencermatan DPTHP

wartapati.com, REMBANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rembang menemukan sebanyak 618 pemilih pada Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) Pemilu 2019 di Kabupaten Rembang yang tidak memenuhi syarat (TMS).

Temuan merupakan hasil pencermatan yang dilakukan Bawaslu Rembang beserta jajaran terhadap DPTHP yang dikeluarkan oleh KPU Rembang serta laporan dari masyarakat.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Rembang, Maftuhin mengatakan
Sebanyak 618 pemilih yang tidak memenuhi syarat itu terdiri dari; 365 pemilih yang sudah meninggal dunia, 207 pemilih pindah domisili, 29 pemilih berpotensi ganda, 15 pemilih tidak dikenal, seorang anggota TNI, dan seorang dibawah umur.

“Kami juga menemukan sebanyak 182 pemilih yang sudah memenuhi syarat tapi belum terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan. Selain itu kami juga mendapatkan tembusan dari Bawaslu RI terhadap temuan daftar pemilih ganda yang ada di Kabupaten Rembang sebanyak 1.662 pemilih, dengan rincian 1.402 pemilih kategori K3 (potensi kegandaan pemilih berdasarkan NIK, Nama, jenis kelamin, tempat lahir, dan tanggal lahir) dan 260 pemilih kategori K4 (potensi kegandaan pemilih berdasarkan NIK, nama, dan tanggal lahir),” ucap Maftuhin, Senin (15/10/2018).

Bawaslu RI, tambah Maftuhin, juga menemukan data anomali, yakni potensi kesalahan penulisan data kependudukan meliputi nama, NIK, alamat, usia 17 tahun, dan tanggal lahir, dengan jumlah sebanyak 1.046 pemilih. Dengan rincian dua pemilih anomali nama, 764 anomali NIK, 31 pemilih anomali alamat, 220 pemilih anomali usia 17 tahun, dan 29 pemilih anomali tanggal lahir.

“Kami sudah menyampaikan temuan kami kepada KPU Rembang agar ditindaklanjuti sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku,” tambahnya.

Bawaslu Rembang mengaku sudah beberapa kali memberikan rekomendasi kepada KPU Rembang kaitannya dengan daftar pemilih.

Maftuhin berharap, KPU Rembang lebih cermat dalam melakukan pendataan dan pencermatan data pemilih, agar data pemilih untuk Pemilu 2019 ini benar-benar berkualitas.

“Pada prinsipnya satu orang terdaftar menjadi satu pemilih, tidak boleh lebih. Jangan sampai orang yang memenuhi syarat tidak masuk sebagai daftar pemilih, sebaliknya yang tidak memenuhi syarat justru masuk dalam daftar pemilih,” pungkasnya. (AM)

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.