Home Info Pati Aset Desa di Pati Banyak Yang Belum Disertifikatkan

Aset Desa di Pati Banyak Yang Belum Disertifikatkan

Wartapati.com Pati –  Kepemilikan suatu aset perlu dilegalkan, tak terkecuali aset yang dimiliki pihak desa. Hal ini untuk menghindari saling gugat aset seperti tanah antara pemerintah desa dengan warga karena belum rampungnya proses peralihan hak milik yang ditunjukkan dengan sertifikat.

Selain itu pengelolaan dan proses administrasi aset desa wajib tertata dengan benar. Sehingga perlu satu pemahaman administrasi dan juga pengetahuan terkait dengan pengelolaan administrasi pengelolaan aset desa itu sendiri. Hal ini berkaitan dengan
Permendagri Nomor 1 tahun 2016 tentang pengelolaan aset desa.

Baca Juga : selebaran-ini-picu-audiensi-angkutan-darat-pati


“Mudah-mudahan dengan kegiatan itu desa-desa bisa mengelola asetnya dengan sebaik-baiknya, sehingga persoalan-persoalan yang selama ini muncul seperti ada gugatan dan sebagainya ini bisa dihindari,” demikian Asisten Tata Pemerintahan Setda Pati Drs Sudiyono MM saat membuka penyuluhan hukum pertanahan dan pensertifikatan pemanfaatan tanah aset desa di Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (6/9/2018).

Sudiyono mencontohkan, aset yang diperuntukkan sekolah atau sarana keperluan lain, masih banyak gugatan dan keberatan dari masyarakat atau lembaga lain.

“Sehingga sekarang ini tidak bisa disertifikatkan dan ini dalam proses. Tapi ada juga yang memang desa-desa ini tidak mau melaksanakan pencatatan dan pensertifikatan dengan alasan pembiayaan yang tidak ada dan lain-lain,” ujarnya.

Permendagri Nomor 1 tahun 2016 tentang pengelolaan aset desa selayaknya dipahami pemerintah dan masyarakat desa. Aturan ini diharapkan agar pengelolaan aset desa termasuk tanah aset desa harus dilakukan secara menyeluruh mulai dari perencanaan, pengadaan, penggunaan, pemindahtanganan, penatausahaan hingga pelaporan.

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.