Home Info Pati Aksi Heroik Evakuasi Swalayan Panthes

Aksi Heroik Evakuasi Swalayan Panthes

Aksi Heroik Evakuasi Swalayan Panthes
Istimewa/wartapati Swasana di dalam gedung Pantes saat terjadi kebakaran

Wartapati.com Pati – Aksi Heroik Evakuasi Swalayan Panthes – Proses evakuasi barang saat kebakaran toko swalayan Panthes di timur Pertigaan Wedarijaksa, Jumat dini hari, (7/7) pukul 00.30 wib menyulitkan tim relawan.

Bahkan dua dari tiga tim pendobrak terpaksa harus terpasang suplai oksigen ketika menembus kepulan asap yang menyasar lantai dua swalayan.

Salah satu relawan dari tim Penanggulangan Bencana (PB) Kabupaten Pati, David Setiawan, menjelaskan, untuk menembus lantai dua, tim pendobrak mencari celah dengan berjongkok. Kondisi tersebut memaksa, lantaran asap api berada memenuhi ruangan dengan batas ketinggian pinggang orang dewasa.

Baca Juga : 

“Posisi jongkok, memungkinkan untuk mendapat suplai sisa udara. Asap sudah di memenuhi ruangan. Jika melebihi batas pinggang, sudah dipastikan menghirup karbondioksida,” terangnya, Sabtu (8/8).

David Setiawan melanjutkan, bersama rekannya, seorang Babinkamtibmas desa setempat mengenakan baju seadanya (bukan peralatan standar evakuasi kebakaran). Dalam kondisi sebelum menembus kepulan asap, baju, sepatu dan helm terlebih dulu dibasahi.

Faktor lain karena keterbatasan fasilitas, maka perlahan yang menyuplai oksigen tidak ada. Maka terpaksa relawan naik turun dari lantai dua hingga mobil PMI untuk mendapat suplai oksigen.

“Itu yang melelahkan kami, sempat sampai lemas. Oksigen itu pun bergantian dengan rekan Babinkamtibmas,” ungkapnya.

Untuk mencari akses air agar bisa menembus lantai dua, tim pendobrak harus memecah kaca dari dalam, karena ketebalan kaca yang tidak memungkinkan jika dipecahkan dari luar.

Setelah itu tim damkar menyemprotkan air melalui celah jendela. Untuk mempercepat pemadaman, satu unit Water Canon dari Satsabhara Polres Pati dibawah komando AKP Amplis Chaniago dikerahkan.

“Water Canon di Pati sudah terpasang selang semprot dari samping. Sehingga selain semprotan biasa, air juga bisa dilewatkan samping layaknya mobil damkar,” terangnya.

Ketua Tim Relawan PB Kabupaten Pati, Gunawan, menuturkan selama proses evakuasi hanya mengandalkan radio Handy Talky. Pihaknya juga mengaharap agar fasilitas evakuasi pemadaman diperbaharui agar layak pakai. Seperti mobil pemadam hingga fasilitas seperti jas anti api dan lainnya.

“Mesti tidak dipakai setiap hari, setidaknya ada persiapan untuk sewaktu-waktu dibutuhkan,” terang Gunawan.Nug

Foto Relawan :

Aksi Heroik Evakuasi swalayan Panthes
Istimewa/Wartapati. Tim pendobrak mendapat perawatan dipakai oksigen di mobil PMI Pati
Aksi Heroik Evakuasi swalayan Panthes
Istimewa/Wartapati. Tim pendobrak mendapat perawatan dipakai oksigen di mobil PMI Pati

Comments

comments