Home Info Pati Ada Peraturan Baru di Pilkades Pati 2019

Ada Peraturan Baru di Pilkades Pati 2019

SHARE
Kepala Desa
ISTIMEWA/Wartapati Seorang warga tengah memasukkan surat suara dalam pilkades serentak gelombang pertama beberapa waktu lalu.

Wartapati.com Pati – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahap dua di Kabupaten Pati bakal digelar Desember tahun ini. Ada 55-65 desa yang bakal menghadirkan calon Kades. Penyelenggaraan pilkades kali ini ada peraturan baru dari Mahkamah Konstitusi (MK) yang bersifat final dan mengikat selama pelaksanaan Pilkades serentak.

Kasubag Pemerintah Desa Bagian Tata Pemerintahan Setda Pati, Indah Febriana, megatakan, putusan MK nomor 128/XIII/PU/2015 menghapus persyaratan domisili bagi calon Kades. Artinya warga yang tidak berdomisili di desa itu boleh mendaftarkan diri sebagai calon kades.

Baca juga: Perlu Uji Laborat dan Sertifikasi Untuk Hasil Pertanian Organik

“Disitu keputusan MK menghapus ketentuan persyaratan domisili minimal satu tahun bagi calon kades maupun calon perangkat desa yang akan mendaftar,” katanya, Jumat (25/5/2018).

Berkaitan dengan putusan tersebut, Pemkab Pati tengah membahas perda yang mampu mengakomodir putusan MK. Pasalnya calon kades berasal dari mana pun, tidak harus penduduk desa setempat.

“Untuk itu nanti regulasi akan segera kami sesuaikan dan setelah peraturan daerah ini yang disetujui oleh DPRD akan segera kami susun peraturan bupati sebagai peraturan pelaksanaannya dan setelah itu kami sosialisasikan Kepada masyarakat,” kata Kasubag Pemerintah Desa Setda Pati.

Dia melanjutkan gelaran tahapan itu menyesuaikan Akhir Masa Jabatan (AMJ) kades, sehingga pihak desa sudah siap mengikuti Pilkades.

Selain regulasi yang menyangkut domisili, Kata Indah Febriana, di Pilkades Desember mendatang terdapat batasan jumlah, yakni minimal dua hingga lima calon yang bisa mengikuti pemilihan.

Jika lebih dari lima calon, pihak panitia mewajibkan calon untuk mengikuti seleksi tertulis. Dan diambil peringkat 5 besar untuk dijadikan kandidat kades.

Baca juga: Pupuk Kerukunan Umat, Gusdurian Pati Rencana Bagi Takjil Ramadhan

“Minimal dua orang. Menghindari adanya nanti kotak kosong. Pilkades sesuai undang-undang nomor 6/2016 dibiayai oleh APBD yang nanti kami salurkan ke masing-masing desa dalam bentuk bantuan keuangan. Nanti desa yang mengelola bantuan itu. Kita mengeluarkan uang disertai dengan untuk apa saja uang itu bisa di gunakan. [NUG]

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.