Home Info Pati 24 Anak Asal Pati Sah Diadopsi

24 Anak Asal Pati Sah Diadopsi

adopsi
Ilustrasi/Wartapati. Adopsi.

Wartapati.com Pati – Hingga Juli 2018, jumlah anak hasil adopsi dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pati yang sah sebanyak 24 orang. Jumlah tersebut terhitung sejak awal 2015 lalu. Pihak Dinsos Pati tak hanya memfasilitasi proses adopsi untuk orang tua yang berasal dari dalam negara, melainkan antar negara juga.

Baca juga: Lahan Tebu di Wedarijaksa Terbakar, Pemadaman Masih Berlangsung

Kepala Dinsos melalui Kabid Rehabilitasi dan Jaminan Sosial, Rinda Adhiany mengungkapkan fasilitasi adopsi antar negara tercatat sudah ada 3 berkas yang masuk. Jumlah itu kini tengah proses.

“Ada 24 orang tua anak yang sudah selesai, kemudian yang antar negara ada 3 berkas, sedangkan yang proses ada 10 Calon Orang Tua Asuh (COTA), yang menanyakan (konsultasi) ada 30-an COTA,” ungkapnya ketika di temui Wartapati.com, Senin (9/7/2018).

Proses adopsi tergolong cukup panjang, mulai dari kelengkapan berkas pendaftaran hingga sidang Pertimbangan Izin Pengangkatan Anak (PIPA) dari Dinsos Jateng.

“Usia anak dibawah 18 tahun, dari COTA sehat jasmani dan rohani melampirkan surat kesehatan, mencantumkan KTP, KK, surat nikah, dilampirkan juga bukti penghasilan karena untuk kepentingan anak, sehingga anak terjamin kehidupan sehari-hari termasuk pendidikannya,” imbuhnya.

Dari pihak Dinsos daerah juga berperang meninjau (Home Visit) ke kedua keluarga, yakni keluarga kandung dari anak adopsi dan keluarga COTA. Dari hasil Home Visit itu yang dilaporkan ke Dinsos Provinsi untuk pertimbangan sidang PIPA.

Baca juga: Hanya 42 Siswa Yang Mendaftar di SMPN 6 Pati

“Kemudian istilah sidang jadi setelah berkas administrasi lengkap, usai Home Visit, kami ajukan ke Dinsos Propinsi. Setelah dari sidang PIPA memutuskan layak,  berkas dikembalikan dan disetujui, kami layangkan surat rekomendasi ke Pengadilan untuk disahkan,” imbuh Kabid Rehab dan Jamsos.

Dari proses adopsi yang ditandatangani, belum ditemui kendala dari COTA. Pasalnya pihaknya benar-benar memberi sosialisasi dari tingkat desa hingga kecamatan. [NUG]

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.